Biasanya, kita kangen dengan sesuatu yang sudah pernah kita rasa atau kita miliki. Seberat-beratnya rasa kangen, paling tidak kita bisa bersyukur karena pernah memiliki hal yang kita kangeni itu.
Kecuali, mungkin, teman saya. Dia termasuk orang yang, bisa dibilang, kurang beruntung. Dia kangen dengan sesuatu yang belum pernah dia rasa dan miliki.
Dulu kita berusaha menghiburnya dengan segala cara. Sampai kemudian dia berkata “Gak masalah kok, gue yakin semua itu ada hikmah dan maksud tertentu yang sudah ditakdirkan. Gue yakin sekarang dia ada ditangan yang lebih kuasa memberi nikmat dan kasih sayang yang maha besar. Gue cukup bahagia bisa menyelimuti anak gue yang baru lahir ini. Walaupun gue gak pernah dengar suara tangisnya, gue yakin dia bersuara merdu. Walaupun sekarang wajahnya pucat, gue yakin dia sebetulnya punya wajah yang cantik dan walaupun badannya dingin, gue yakin dia bisa memberi kehangatan di dalam keluarga gue. Masalahnya cuma gue mungkin belum dipercaya punya momongan secantik ini. Gue iklhas”
Yup..semoga elu diberi balasan yang lebih nikmat. Amin.